Keratitis Menggangu Fungsi Mata- Pencegahan dan Pengobatannya

Keratitis Menggangu Fungsi Mata- Pencegahan dan Pengobatannya

https://apoteozi.files.wordpress.com/2017/05/keratitis.png?w=330&h=213

Kerstitis adalah suatu gangguan penglihatan yang disebabkan oleh infeksi atau non-infeksi (peradangan). Bisa berupa cedera, pengguanan lensa kontak terlaulama, bakteri, virus , jamur dan parasit.

 

Tanda-Tanda Terkena Keratitis

  1. Mata sering megeluarkan kotoran.
  2. Mata memerah,
  3. Terasa panas.
  4. Berair.
  5. Pandangan kabur.
  6. Terasa Mengganjal.
  7. Sulit membuka kelopak mata.
  8. Sangat sensitif saat terkena cahaya atau fotofobia.
  9. Terasa nyeri.
  10. Bengkak disekitar mata.

 

Penyebab dan Faktor Resiko Keratitis

Keratitis dapat disebabkan oleh proses infeksi ataupun peradangan steril (tidak ada kuman infeksi yang menyerang). Infeksi pada kornea dapat disebabkan oleh bakteri, jamur, virus ataupun protozoa (Acanthamoeba sp.
Selai itu ada juaga beberapa hal yang dapat menyebabkan kertitis adalah :

  1. Trauma, Apabila salah satu atau kedua kornea tergores atau bahkan tertusuk benda asing, maka dapat menyebabkan keratitis tanpa disertai infeksi. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan apabila luka pada kornea tersebut dapat menjadi jalan masuk bakteri atau jamur sehingga terjadi keratitis infeksius.
  2. Pengguanaan air yang terkontaminasi.
  3. Penggunaan lensa kontak.
  4. Daya tubuh melemah.
  5. Suhu lembab.
  6. Kurang asupan Vitamin A.
  7. Kebersihan yang kuarang.
  8. Pegguanan obat mata secara sembaragan
  9. Komplikasi penyakit sistemik, seperti diabetes militus, HIV/AIDS dan kanker.

 

Diagnosis Dokter Keratitis

  • Pertama dokter akan bertanya tentag gejala yag telah dialami.
  • Pemeriksaan fisik, seperti fugsi peglihatan dan struktur mata.
  • Pemeriksaan laboratorium, yaitu dengan mengambil sampel cairan yang keluar dari mata.
  • Tes darah, tes ini juga disarankan kepada pasien yang didga terkena keratitis karena penyakit lain.

 

Penanganan Keratitis

Penanganan keratitits berbeda-beda berdasarkan penyebab, tingkatkeparahan serta kondisi kesehatan pasien.

Beda halnya dengan kertitis yang disebabkan olrh infeksi. umumnya keratitis jenis ini memberikan obat-obatan tertentu, yaitu :

  1. Obat antivirus untuk menangani inflamasi kornea mata akibat virus.
  2. Antibiotik untuk mengobati keratitis yang dipicu oleh infeksi akibat bakteri. Jenis obat ini juga bisa digunakan untuk keratitis akibat parasit.
  3. Obat antijamur untuk mengatasi keratitis akibat jamur.

Kebanyakan dokter memberikan obat berupa obet tetes mata ada juga yang berupa obat mium.

 

Pencegahan Kerratitis

  1. Menggunakan kacamata khusus untuk melindungi mata .
  2. Jangan menyentuh bagian mata .
  3. Hindari penggunaan obat tetes mata golongan steroid tanpa anjuran dokter.
  4. Jangan lupa untuk melepas lensa kontak sebelum Anda tidur atau berenang.
  5. Mengikuti petunjuk penggunaan dan cara membersihkan lensa kontak dengan baik.
  6. Jangan saling bertukar alat make up membersihkan make up terutama eyeliner dan eyeshadow dengan baik .
  7. Gunakan obat tetes mata yang berfungsi melembabkan kornea .
  8. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A, seperti wortel, tomat, manga, kentang, bayam, buah-buahan yang berwarna orange.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s